KMM STKS BANDUNG

Syiar dan Media Dakwah Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial Bandung

SEBUAH RENUNGAN SEORANG AKTIVIS DAKWAH September 7, 2010

Filed under: Suara Pemuda Islam — kmmstks @ 2:45 pm
Tags: , , , ,

Sejak keruntuhan Daulah Ustmani di Istambul, yang merupakan institusi simbol kebesaran dan pemersatu umat runtuh pada tahun 1924 oleh tipu daya dan muslihat Musthafa Kemal, sang agen Inggris yang disusupkan dalam lingkaran pemerintahan Khalifah Ustmani, perjuangan mengembalikan kejayaan Islam tak hanti-hantinya dikobarkan oleh generasi-generasi terbaik umat.
Namun,kerasnya usaha tak kunjung menuai keberhasilan. Bahkan, kegagalan demi kegagalan menghampiri hampir sebagian besar jamaah yang didirikan dalam rangka mengembalikan kejayaan Islam. Ada yang didirikan atas semangat persatuan Islam. Ada yang muncul atas dasar persaudaraan Islam. Ada yang muncul dalam rangka melakukan pembaharuaan, ada pula yang bergerak secara kultural. Namun tak sedikit juga yang justru dalam perjuangan yang ditempuhnya mengadopsi pemikiran-pemikiran barat seperti Nasionalisme, Modernisme, Liberalisme, Feminisme, Pluralisme.
Menyaksikan sebuah proses perjuangan Islam yang tak kunjung memperoleh kemenangan ini tentunya dapat mengakibatkan kekecewaan dan keputusasaan. Umat yang tadinya menaruh kepercayaan dan harapan besar terhadap kemunculan sebuah jamaah dakwah kini seiring berjalannya waktu hanya beroleh kekecewaan dan kekecewaan, tak sedikit yang jatuh malah putus asa.
Ketika seolah hembusan angin kemenangan Islam mulai semilir mengalir menyejukkan pori-pori dan kembali membangkitkan semangat dengan makin leluasanya para pengemban dakwah menyampaikan kebenaran, justru kesempatan ini malah melenakan. Para pengemban dakwah ibarat monyet yang tertidur pulas karena tiupan sepoi angin yang menyejukkan hingga ia terlena dan terjatuh dari pohon.
Penguasa tirani tak henti-hentinya menzdalimi para kekasih Allah yang ikhlas menyeru umat untuk kembali ke pangkuan Islam dan menerapkan hukum-hukum Allah dalam segala sendi kehidupan mereka. Putra-putra umat Islam banyak yang menjadi korban keculasan fitnah perang melawan terorisme yang dilancarkan gembong Negara Kafir Penjajah Amerika Serikat.
Sadarlah bahwa untuk membebaskan Al Aqsha tak cukup hanya dengan aksi solidaritas dan tangisan saat menyaksikan video-video kezaliman yang mereka alami. Dan tak cukup hanya dengan semangat yang meluap-luap saat melihat gambar-gambar artistik mujahid-mujahid Islam. Tak cukup hanya sekedar melilitkan Al-Liwa dan Ar Rayya sebagai ikat kepala. Itu semua tak cukup. Dan lebih-lebih tak cukup hany sekedar telah bergabung bersama sebuah organisasi yang berjuluk “Lembaga Dakwah”.
Tanpa dorongan keimana, tanpa rasa takut akan murka Allah, tanpa komitmen terhadap jamaah dakwah, tanpa kesadaran dan keikhlasan untuk berkorban dalam dakwah baik tenaga, harta, dan nyawa, tanpa sikap mendahulukan kepentingan dakwah daripada peluang bisnis, pekerjaan, tugas kuliah, tanpa itu semua maka sungguh sangat memalukan kalau berharap Islam akan jaya ! ! !
Tidak sepantasnya seorang aktivis dakwah, ketika ada panggilan dakwah, ia lebih mengutamakan urusan lain, terlebih lagi urusan duniawi, sementara dia paham kalau umat ini sedang terpuruk. Lingkungannya sedang rusak. Namun, tak da yang ia perbuat karena ia takut ia akan kehilangan kesempatan untuk belajar mandiri, kehilangan kesempatan untuk meraih nilai tertinggi dalam perkuliahan, takut dicampakkan dari pergaulannya.
Lucu, kenapa ia tak lebih takut ketika kelak Allah menanyakan tanggung jawabnya dakwahnya, jawaban macam apa yang akan ia sampaikan di hadapan Allah azza wa jalla.
Dan telah berulang kali Allah menegaskan bahwa Allah akan menjamin rizki setiap makhluk. Dan Allah telah berjanji akan memberikan selalu jalan keluar atas segala persoalan bagi hambaNya yang bertaqwa, dan Dia akan mengugerahkan rizki dari arah yang tak disangka-sangka. Masih layakkah kita menomorsekiankan dakwah dan lebih mendahulukan kepentingan kuliah, pekerjaan, teman, keluarga, diri sendiri? ? ?
Mari kita bersama berbenah diri, pantaskah Allah menurunkan pertolonganNya kepada kita dan memenangkan kaum muslimin dalam kondisi kita yang seperti ini.

Agus Niamilah
III BPSM STKS Bandung
agusniamilah@yahoo.co.id
+6285220325889

 

Alasan Serta Kronologi Rencana Pembagunan Gedung DPR baru September 2, 2010

Gedung DPR baru menjadi salah satu rencana yang akan di realisasikan oleh para petinggi negri ini, rencanaya pembangunan gedung baru DPR ini akan dimulai pada oktober ini, sungguh sangat ironis sekali jika memamang gedung baru DPR terebut jadi direalisasikan dengan dana yang cukup fantastis yakni 1.6 T ditengah keterpurukan ekonomi masyarakat Indonesia malah ada wacana yang menurut saya gila, belum kelar masalah bom tabung gas serta masalah kesulitan ekonomi lainya yang melanda negri ini, pembangunan gedung baru DPR dengan dana fantastis serta dengan fasilitas setara hotel bintang lima ini menjadi rencana terburuk menurut saya

Belum hilang ingatan kita mengenai usulan dana rumah aspirasi untuk setiap anggota DPR RI yang terhormat meskipun mereka raja bolos serta raja mangkir saat sidang akan tetapi untuk mengusulkan kepentingan mereka sendiri pastinya pada bersemangat, lain halnya jika membahas soal rakyat serta soal urusan perut para pemilihnya mereka terasa ogah-ogahan untuk bersidang,

Berikut ini alasan serta kronologi rencana pembagunan Gedung DPR baru yang di ambil dari website resmi DPR

1. Didasarkan atas perubahan jumlah anggota dewan yang tiap periode bertambah, serta tidak mencukupinya Gedung Nusantara I untuk dapat menampung aktivitas anggota DPR RI.
2. Saat ini tiap anggota DPR RI di Gedung Nusantara I menempati ruang seluas ± 32 m2, diisi 1 anggota, 1 sekretaris, dan 2 staf ahli. Kondisi ini dianggap tidak optimal untuk kinerja dewan.
3. Dalam rangka penataan Kompleks DPR, maka BURT menyusun TOR Grand Design Kawasan DPR RI. Pada Tahun 2008, Setjen DPR RI melakukan Lelang untuk Konsutan Review Masterplan, AMDAL, dan Audit Struktur Gedung Nusantara, yang menghasilkan Blok Plan Kawasan DPR/MPR RI (Oktober 2008).
4. Pada 2 Februari 2009, PT. Virama Karya (Konsultan Masterplan, AMDAL, dan Audit Struktur) memaparkan Blok Plan Kawasan MPR/DPR RI pada Rapat Konsultasi Pimpinan DPR dengan Pimpinan Fraksi serta Pimpinan BURT. Rapat meminta Konsep Blok Plan disempurnakan.
5. Pada 18 Mei 2009, diadakan Rapat Dengar Pendapat antara Steering Committee Penataan Ulang dengan IAI, INKINDO dan PT. Yodya Karya memutuskan untuk mengadakan lokakarya dalam rangka mendapatkan masukan-masukan mengenai Komplek Gedung MPR/DPR/DPD RI.
6. Pada 24-25 Juni 2009 diadakan Lokakarya Penataan Ulang Komplek MPR/DPR/DPD RI dan hasil Penyempurnaan Master Plan telah disampaikan ke BURT.
7. Dalam rangka penataan Kompleks Kantor DPR RI, maka pada tahun 2008 dilakukan lelang untuk Konsultan Perencana (PT. Yodya Karya) dan Manajemen Konstruksi (PT. Ciria Jasa), dengan hasil pekerjaan adalah konsep disain Gedung Baru dengan dasar perhitungan berdasar kebutuhan dari 540 orang anggota dewan.
8. Ruang untuk tiap anggota dewan seluas 64 m2, meliputi 1 anggota dewan, 2 staf ahli, dan 1 asisten pribadi.
9. Hasil konsep perencanaan adalah Konsep Rancangan Gedung Baru 27 lantai termasuk P dan S dan DED untuk pekerjaan pondasi.
10. Pada tahun 2009, dilakukan penyusunan DED Gedung Baru 27 lantai berupa Desain Upper Structure, plat, kolom, balok, dan Core untuk Lt. 1,2 dan 3.
11. Luas total bangunan tersebut (27 Lt) ± 120.000 m2.
12. Pada masa bakti Anggota Dewan periode 2009 -2014, ada keinginan penambahan jumlah staf ahli yang semula 2 menjadi 5, serta penambahan fasilitas berupa ruang rapat kecil, kamar istirahat, KM/WC, dan ruang tamu.
13. Berdasarkan kebutuhan baru tersebut, perhitungan untuk ruang masing-masing anggota menjadi 7 orang, meliputi 1 anggota dewan, 5 staf ahli, dan 1 asisten pribadi seluas ± 120 m2.
14. Perhitungan luas total bangunan berubah dari ±120.000 m2 (27 Lt) menjadi ±161.000 m2 (36 lt). Perhitungan ini tidak bertentangan dengan Master Plan yang telah disusun oleh PT. Virama Karya (KDB dan KLB masih memenuhi peraturan DKI)

Sumber : www.sugeng.web.id

http://saifulspd.wordpress.com/2010/09/01/tutunan-rasul-tentang-menyambut-sepuluh-hari-terakhir-ramadhan/comment-page-1/#comment-1483

 

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.